Minggu, 16 Agustus 2020

Janji Suci Adanya Perjuangan

andi214aan@gmail.com

Secara Konstitusional (Anggaran Dasar/AD) Himpunan Mahasiswa Islam pada pasal 9 disebutkan bahwa “HMI berperan sebagai oraganisasi perjuangan”. Artinya apa?, setiap aktivitas HMI merupakan wadah suatu perjuangan kader-kader HMI dalam kehidupan sehari-hari.

Mengingat sejarah, jika kita membicarakan apa yang diperjuangkan HMI dari sejak didirikan oleh Lafran Pane berserta kawan-kawan, pada tanggan 5 Februari 1947 M, dua tahun setelah Kemerdekaan Republik Indonesia hingga saat ini, tentunya setiap fase-fase HMI pasti berbeda. Karena setiap perkembangan zaman berbeda dengan keadaan kondisi dan tuntunan. Akan tetapi, walau berbeda zaman dan kondisinya, secara esensinya tidak pernah lepas dari tujuan-tujuan HMI yang mana tujuan HMI pun berubah sejak didirikannya hingga saat ini.

Kondisi yang dihadapi oleh HMI dari masa ke masa sangatlah banyak perbedaan. Jika kita lihat kebelakang, peran HMI sebagai organsasi perjuangan tidak lepas dari tujuan awal didirikannya organisasi ini. Artinya, dibalik perjuangan HMI bermuara kesuksesan apa yang menjadi tujuan HMI. HMI kita kenal sebagai organisasi dinamis harus terus bisa bertahan dalam setiap tantangan yang dihadapinya. Untuk itulah perjuangan harus dapat dimaknai dalam ber-HMI,sehingga kita terus menjadi semangat. Walau berbeda zaman atau tantangan dan kondisinya, ghairah perjuangan harus terus ada dalam diri setiap kader Himpunan.

Jikalau kita mendalami makna dari kata “Perjuangan” dalam peran HMI seperti disebutkan dalam pasal 9 AD HMI, maka kita akan terus mencintai, mengharumkan nama baik organisasi dan selalu setia pada pengabdian HMI. Memang perlu kita ketahui berjuang itu adalah suatu yang tidak enak, tidak nyaman, ada yang harus dikorbankan, penuh pujian dan tantangan, sakit, bahkan menguras tenaga dan pikiran. Berjuang yang pernah kita alami harus siap lapar, kurang tidur, siap lelah dan hal-hal yang tidak enak menurut perspektif orang banyak.

Kita lihat tokoh-tokoh HMI di setiap fase telah menunjukkan bagaimana perjuangan HMI. Misalnya, kita lihat perjuangan para pendiri HMI, sosok abangda Lafran Pane menjadi tokoh sentral dan perjuangannya sungguh luar biasa. Perjuangan HMI pada awal-awal berdirinya langsung menghadapi penjajah dan kelompok-kelompok komunis yang mencoba mengganggu stabilitas kemerdekaan yang masih baru. Selanjutnya, jika kita lihat bagaimana sejarah perjuangan HMI pada tahun 1960-an, yang mana HMI mengalami tekanan dan fitnah. HMI hampir saja dibubarkan dan komunis selalu menyerang HMI. Akan tetapi semangat perjuangan kader-kader HMI tetap masih hidup. Walaupun nyawa menjadi taruhannya, kader-kader HMI pada masa itu tetap berjuang. Semata-mata berjuang demi organisasi (HMI), agama (Islam), negara dan bangsa (ummat).

Akan tetapi, jika di HMI kita ingin mencari kenyamanan, kesuksesan materil dan non-materil, mencari eksistensialisme, mengamankan perut, jabatan kekuasaan, mengamankan kantong, mengharapkan gaji atau penghasilan, dan hanya mencari enak atau kesenangan, itu namanya HMI bukan organisasi perjuangan. Alangkah lebih baiknya, kita keluar dari HMI dan mencari organisasi yang menampung niat-niat jahat itu. Niat-niat yang tidak bisa menjaga independensi dan idealismenya mahasiswa itu.

Untuk itu setiap kita harus meluruskan niat dalam ber-HMI. Ahmad Wahib pernah berkata bahwa HMI ini harus dijadikan lembaga pendidikan dan pembelajaran. Maka dari itu, menurut saya perjuangan kita harus dalam dunia pendidikan, baik secara pendidikan formal dan non-formal. Hal ini juga senada dengan Tujuan HMI yang disebutkan dalam pasal 4 AD HMI. HMI bukan organisasi partai politik atau sayap partai politik. Artinya, kerja-kerja di HMI tidak seperti asas-asas kerja di suatu lembaga politik yang hari ini terkesan buruk. HMI adalah organisasi kader, bukan organisasi massa.

Orang bijak lestari berkata, “tidak ada perjuangan yang sia-sia.” Perjuangan HMI jangan pernah berhenti, sebab guru-guru kita mengajarkan jangan sesekali menghitung hasil perjuangan, tapi mesti dinilai adalah proses perjuangannya.

#NextTimePerjuangan 

Minggu, 09 Agustus 2020

Ucapan dan Harapan

 

Banyak hal yang saya anggap penting sewaktu kecil dulu, menjadi sepele seiring bertambahnya usia saat ini. Sebut saja kongkow kebahagian, baju baru di hari raya, pandangan orang lain tentang saya, teman ngopi di warkop, dan perayaan ulang tahun. Usia ke 21 tahun tidak seperti saya masih sekolah dulu, bahkan sedang kuliah, saya sebut tanggal 9 Agustus adalah keramat. Bukan hanya saya, kalau bisa keluarga,teman dekat, dan orang-orang yang saya kenal harus ikut merayakannya. Baik dengan hadiah ataupun sebuah ucapan “Selamat Ulang Tahun” itu mah udah biasa dalam kehidupan saya.

Tak seperti hari-hari biasanya, bangun dishubuh hari sekali. Mendengar nada dering Whatshap sebagai kedatangan mentari pagi sebagai pengantar doa yang terbaik untuk diri pribadi.

Ya Allah, kini aku makin dewasa, mencoba mengais hidup, mencoba menerjang hidup, ajarkan aku untuk selalu merasa dan mengucap syukur kepada mu atas berkat dan karuniaMu.

Ya Allah, hari ini bertambah usia dalam hitunganKu dan berkurang pula usia dalam hitunganMu.

Tidak terasa..........

Hari demi hari terus berganti, minggu ke minggu terasa singkat sekali, bulan pun kian beganti bulan, tanun berganti tahun, Allah.

Singkat sekali rasanya. 21 tahun, Ya Allah terima kasih sudah menambah umurku satu tahun lagi, entah berapa umur lagi yang nanti Engkau berikan kepada hambaMu ini, tapi yang ku mohon dan ku harapkan berikan kesempatan untuk berbuat terbaik dalam menjalani episode kehidpuan ini.

Ya Allah, terima kasih untuk setahun yang luar biasa yang engkau berikan kepadaku, terima kasih untuk jalan yang engkau lapangkan, dan segala kemudahan yang engkau berikan.

Ya Allah, terima kasih untuk pelajaran yang kau berikan, bahwa semua akan indah pada waktunya, engkau bukakan mataku, bahwa kehidupan pahit dan perih, rancanganmu selalu yang terbaik dan indah.

Setahun ini aku banyak belajar tentang hidup. Belajar bahwa semua yang ada di dunia ini hanya milikmu semata. Semuanya bisa kau ambil kapan saja dan kau gantikan dengan kehendakmu. Allah yang baik, ajarkanlah padaku agar tidak meminta kembali apa yang sudah hilang, tapi ajarkan padaku untuk percaya bahwa apa yang engkau berikan adalah yang terbaik. Kupasrahkan setiap tarikan napasku, setiap langkahku hanya kepadamu sekarang dan selamanya.

Ya Allah, aku ingin berdoa untuk kedua orang tuaku dan keluarga sederhanaku. Ya allah yang baik, berikan kesehatan,, perlindungan dan cintamu untuk mereka. Dalam setiap pinta dan doaku, berharap agar aku bisa menjadi anak yang dapat membaggakan. Berkahilah usiaku agar aku dapat hidup dan menjadi bermanfaat bagi umatmu yang lain. Jadikan aku termasuk ke dalam hambamu yang senantiasa bersyukur terhadap rezeki dan anugrah yang engkau berikan. Jadikanlah sisa hidupku sebagai kebahagiaan, menjadi pemenang dalam kehidupanku. Ya Allah riidho mu adalah langkah perjalanan hidupku.

Terima kasih, keluargaku...
Kalian mengajarkan bagaimana menjalani hidup seharusnya dengan usaha tanpa kenal lelah dan dengan tangan sendiri. Bukan dengan gelimpangan uang (walaupun sebenarnya karena memang kita tidak punya, atau segala bentuk jalan pintas untuk mencapai puncak harapan.

Terima kasih, teman...
Kalian membantuku bangkit dengan pelukan, walaupun terkadang memaksa saya harus bangkit dengan tamparan. Namun kita sama-sama tahu bahwa pelukan dan tamparan pada dasarnya hanyalah cara untuk membuat kita sama-sama menggapai mimpi yang sering kita tertawakan karena keseringan kita menganggap mimpi kita terlalu tinggi. Kita sering tidak sadar bahwa tangan kita masih terlalu kecil untuk dapat memeluk gunung yang besar. Tapi ketidakpedulian kita terhadap ukuran tangan kita yang saya anggap sebagai kehebatan kita, kawan.

 

Selasa, 04 Agustus 2020

Belajar Hidup Sehat



Cara Pencegahan Virus Corona Covid-19 Menurut Anjuran WHO

Yukkk lakukan langkah kesehatan sesuai Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memberikan cara yang bisa kita lakukan soal penularan virus corona kepada masyarakat luas. Apa saja cara pencegahan virus corona Covid-19 menurut anjuran WHO tersebut? Simak di sini.

1.       Cucilah tanganmu sesering mungkin

Sering-seringlah mencuci tanganmu dengan sabun dan air atau antiseptik berbahan dasar alkohol jika tanganmu terkena kotor. Karena mencuci tangan menghilangkan virus yang terdapat ditanganmu.

2.       Terapkan teknik bernapas yang higienis

Ketika kita hendak batuk atau bersin, tutuplah mulut dan hidung dengan bagian dalam siku lengan atau tisu, kemudian buanglah tisu segera ke dalam tempat sampah tertutup, dan bersihkan tanganmu denga antiseptik berbahan dasar alkohol atau cuci tangan dengan sabu ndan air. Menutup mulut dan hidung ketika batuk dan bersin akan mencegah penyebaran kuman dan virus. Jika kita bersin atau batuk dengan menggunakan tangan, boleh jadi kita akan menularkan virus atau kuman ke orang lain yang kita sentuh.

3.       Pertahankan jarak dengan orang lain

Cara pencegahan virus corona COVID-19 yang bisa kita lakukan berikutnya adalah pertahankan jarak setidaknya 1 meter (3 kaki) dengan orang lain, khususnya dengan mereka yang sedang batuk, bersih, dan demam. Saat seseorang yang terinfeksi dengan penyakit saluran pernafasan, seperti virus corona yang diberi nama baru COVID-19, batuk-batuk atau bersin-bersin, mereka memproduksi partikel kecil yang mengandung virus. Jika kita terlalu dekat dengan mereka, bukan tidak mungkin kita bisa menghirup virus tersebut.

4.       Hindari menyentuh mata, hidung dan mulut

Tangan kita menyentuh banyak permukaan yang bisa saja terkontaminasi virus. Jika kita menyentuh mata, hidung, dan mulut dengan menggunakan tangan yang telah terkontaminasi virus, maka kamu akan memindahkan virus dari permukaan benda tersebut ke dalam tubuhmu.

5.       Jika kita demam, batuk, atau susah bernapas, segera cari bantuan medis

Beritahu tenaga medis jika kita telah melakukan perjalanan di suatu daerah di China, tempat di mana virus corona (COVID-19) dikabarkan muncul, atau jika kita pernah melakukan kontak dengan seseorang yang sehabis melakukan perjalanan ke China dan memiliki gejala gangguan pernapasan. Setiap kali kita demam, batuk, atau susah bernafas, penting bagi kamu untuk mencari bantuan medis sesegera mungkin, karena ini bisa jadi disebabkan oleh infeksi saluran pernapasan atau kondisi serius lainnya. Gejala gangguan pernapasan yang disertai demam bisa disebabkan oleh beberapa hal, dan tergantung pada riwayat perjalanan dan kondisimu, di mana virus coronaCOVID-19 bisa menjadi salah satu penyebab.

                               

                                Stay safe, stay calm. #iGotYourBack


Ilmu Jitu Berpikir

Mind Maping pertama kali dikembangkan oleh Tony Buzan, seorang Psikolog dari Inggris. Beliau adalah penemu  Mind Map (Peta Pikiran), Ketua Y...