Pemimpin merupakan sebuah posisi yang sangat menggiurkan dan begitu diinginkan oleh banyak orang. Disamping gaji yang diperoleh, menjadi pemimpin dianggap memiliki otoritas penuh terhadap bawahannya. Menurut Henry Pratt Fairchild, pemimpin merupakan orang yang berinisiatif untuk mengorganisasi, mengarahkan, mengawasi usaha orang lain. Hal itu dilakukan karena beranggapan bahwa ia lebih mampu, atau memiliki kedudukan yang lebih tinggi dari orang-orang tersebut.
Akan tetapi untuk menjadi pemimpin yang baik bukan tentang uang atau otoritas, melainkan karakter ketika harus mengayomi orang banyak. Perlu diingat juga, bahwa pemimpin yang baik bukan pemimpin yang tidak pernah salah, tetapi pemimpin yang selalu mau belajar untuk menjadi yang lebih baik.
Ada banyak sekali strategi gaya kepemimpinan yang dapat dipelajari, beberapa gaya tersebut diantaranya:
- Kepemimpinan Birokrasi.
- Kepemimpinan Partisipatif.
- Kepemimpinan Transaksional.
- Kepemimpinan Delegatif.
- Kepemimpinan Otokratis.
- Kepemimpinan Melayani (Servant).
- Kepemimpinan Transformasional.
- Kepemimpinan Karismatik.
Terlepas dari itu semua, Anda perlu tahu bahwa potensi tersebut ada di dalam masing-masing individu, tergantung bagaimana individu tersebut dapat menggali potensinya sehingga dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari attitude, hingga menjadi inspirasi bagi orang lain. Oleh karena itu, Anda perlu memiliki kemampuan memimpin dengan baik. “Tapi aku gak berbakat jadi pemimpin” begitu mungkin katamu. Jangan khawatir, karena bakat bukan syarat mutlak untuk jadi pemimpin. Anda bisa mempelajari keterampilannya. Misalnya, Anda bisa mengupayakan 6 hal ini supaya jadi pemimpin yang baik.
1.Jujur dan bisa dipercaya
2. Bijaksana dalam mengambil keputusan
3. Jadilah Teman bagi Mereka
4. Hindari Bahasa Vulgar atau Merendahkan
5. Mau mendengarkan masukan
6. Percaya pada orang lain
Semoga Bermanfaat untuk penikmat pembaca :)
