Selasa, 16 Juni 2020

Belajar Kepemimpinan




            Membincangkan kepemimimpinan memang tidak akan lekang dimakan waktu. Disetiap selingan masa, di setiap zaman akan ada sosok-sosok pemimpin yang dikenang. Pemimpin semacam ini melekat akan teringat karena memiliki kharisma. Karena acapkali dibentuk oleh pahit getirnya pengalaman semasa hidup. Merangkak memulai dari bawah, beberapa kali jatuh kemudian bangkit lagi. Lalu akhirnya berdiri tegak di atas tampuk kepemimpinannya. Namun uniknya lagi, ketika kepemimpinan itu ada di tangannya namun tidak lantas untuk menyombongkan diri. Karena kita harus sadar pernah memulai dari bawah.
            Selain memiliki kesederhanaan, kita harus memiliki kompetesi yang layak sebagai pemimpin. Karena berlaku untuk kesederhanaan dan merakyat saja kehidupan tidak cukup. Kita harus mampu mengelola segala sumberdaya yang ada serumit apapun tantangan akan menjadi sebuah perjuangan. Sudah barang tentu pemimpin seperti itu bukan menjadi anak kemaren sore yang baru muncul dan minim pengalaman lalu menjadi besar seperti sekarang.
            Pemimpin seperti ini juga memiliki misi jangka panjang. Kita akan menjadi blusukan mencari talenta terbaik lalu kemudian melakukan pengkaderan agar performa terbaik organiasasi bisa dijaga dan diwariskan. Again, hanya pemimpin yang telah banyak makan asam garam lah yang dapat melakukan hal itu.
            Semua kecakapan ini hanya akan berhasil jika kita punya interpersonal skills yang mumpuni. Kepemimpinan yang berhasil harus memiliki kemampuan ini. Nah, kita akan menarik benang merah contoh praktek pengalaman yang saya lalui.
Hindari Sikap Mengkritik dan Memberi Komentar Negatif-Lebih Banyak Apresiasi
            Acapkali sejumlah orang terlalu mudah memberikan kritik. Bahkan seringkali nyinyir terlalu mudah memberikan komentar negatif dan sigap melihat kejelekan orang lain. Padahal memberikan kritik dan komentar negatif justru bisa membuat penerimanya sakit hati dan enggan melakukan perubahan. Kritik merupakan tindakan yang sia-sia karena menempatkan seseorang pada posisi defensif dan biasanya posisi tersebut malah membuat orang yang dikritik berusaha untuk membuat pembenaran.
Jadilah Pendengar yang Baik dan Penuh Atensi
            Menjadi pendengar yang baik itu tidak gampang, kebanyakan orang lebih ingin didengar dari pada mendengar. Mendengarkan itu butuh kesabaran yang ekstra karena mungkin kita hanya mendengar curhatannya, keinginannya dan apa-apa yang menjadi kebutuhannya.
            Kita mungkin menemui rekan kerja yang cenderung ingin selalu mendominasi pekerjaan. Membosankan bukan? Seolah-olah tertutup ruang untuk menyampaikan ide atau gagasan. Sebaliknya, kita akan merasa senang bilamana rekan kerja mau menanggapi pembicaraan kita. Dengarkan dengan penuh antusias, sehingga teman bicara kita merasa dihargai.
Ajak Bicara tentang Hal yang Menarik dan Penting bagi Lawan Bicara Kita
            Pelajaran ini lebih mengajarkan kita kepada membangun Netwrorking. Pancing dan ajaklah lawan bicara kita bercerita tentang hal yang menarik dan penting bagi mereka. Sebab, jujur saja saya juga merasa akan tertarik dan lebih antusias bila bicara tentang minat saya. Seperti blogging dan menulis. Nah, cara seperti ini juga bisa kita coba. Bila mendapati teman bicara memiliki hobi yang sama dengan kita atau jika tidak, kita bisa saling tukar pengalaman. Dengan saling menggali pengalaman terbaik masing-masing.
            Jadi, sekali menyelam 2 pulau terlampaui. Selain membangun networking, di saat yang sama kita tengah membangun interpersonal skill.
            Demikian pelajaran beharga yang layak dikenang. Semoga jiwa kepemimpinan kita selalu bertambah mekar dan membawa cahaya fitrah bagi sesama.


Jumat, 05 Juni 2020

Arti Dari Kesabaran


Sebagaimana kita ketahui bahwa kesabaran merupakan salah satu faktor penting dalam meraih kesuksesan hidup. Bahkan pada tahapan tertentu, kesabaranlah yang menjadi kunci utama kesuksesan hidup kita.
Seperti judul blog ini, Renungan: Arti Dari Kesabaran, pada kesempatan kali ini, saya ingin mengajak kawan-kawan semua untuk sama-sama memahami dan merenungkan arti dari kesabaran dalam hubungannya dengan pencapaian hasil dalam meraih kesuksesan hidup.
Untuk membantu kita dalam memahami dan merenungkan Arti Dari Kesabaran, berikut ini saya berikan Kata-Kata Bijak dari Pak Mario Teguh:
"Setiap tindakan - pasti membutuhkan sepenggal waktu tenggang antara pelaksanaan dan hasilnya. Sikap yang diperlukan untuk berlaku tenang dalam tenggang waktu itu adalah kekuatan yang biasanya kita sebut sebagai kesabaran. Itu sebabnya setiap tindakan membutuhkan kesabaran untuk sampai pada saat di mana hasil itu tercapai".
- Mario Teguh -
"Kesabaran adalah kekuatan untuk berlaku tenang dalam penantian. Itu berarti, siapapun yang bisa bersabar, haruslah dia yang mengetahui dengan jelas apa yang sedang ditunggunya. Dan untuk mengetahui apa yang ditunggunya, dia harus melakukan sesuatu dengan rencana untuk mencapai satu atau dua hal tertentu". 
- Mario Teguh -
Baiklah...
Ada beberapa hal dari Kata Bijak di atas yang menurut saya perlu kita garis bawahi dalam memahami dan merenungkan Arti Dari Kesabaran, yaitu:

Pertama, kesabaran adalah kekuatan.
Hal ini saya rasa sudah cukup jelas, karena tidak semua orang bisa bersabar, sehingga orang yang bisa bersabar adalah orang yang memiliki kekuatan, yaitu kekuatan untuk tetap berlaku tenang dalam menunggu saat dimana hasil itu tercapai.

Kedua, kesabaran adalah faktor penting, bahkan menjadi kunci utama untuk mencapai hasil yang diinginkan.
Akan selalu ada selang waktu (waktu tenggang) antara pelaksanaan dan hasil. Karena selalu ada selang waktu (waktu tenggang) antara pelaksanaan dan hasil, maka untuk sampai pada saat dimana hasil itu tercapai, kesabaran menjadi kunci utama. Artinya tanpa kesabaran usaha-usaha yang telah kita lakukan untuk memperoleh hasil akan sia-sia.
Banyak orang yang baik, bahkan sangat baik dalam usaha-usahanya namun gagal dalam meraih hasil, karena mereka tidak memiliki kesabaran.

Ketiga, seseorang bisa disebut bersabar apabila dia sedang menunggu hasil dari apa yang telah dia lakukan dengan rencana untuk mencapai hasil tersebut.
Dengan kata lain, jika seseorang tidak melakukan apa-apa, dan hanya menerima keadaan apa adanya, dia tidak bisa disebut bersabar.
Mengenai hal ini, berikut saya berikan lagi Kata Bijak dari Pak Mario Teguh

Seseorang yang bisa berlaku tenang dalam karir dan kehidupan yang tanpa rencana - tidak bisa disebut bersabar. Dia hanya terbiasa untuk tidak merasa gelisah dalam pelemahan hidupnya.
Tidak ada-nya kegelisahan pada seseorang yang berkarir dan hidup tanpa rencana - bukanlah sebuah ketenangan, tetapi sebuah tidak-hadir-an. Dia sedang tidak hadir dalam kehidupannya sendiri.
- Mario Teguh -


Kalau kita hubungkan antara kesabaran dengan pencapaian hasil dalam meraih kesuksesan hidup, jelaslah bahwa kesabaran yang kita miliki adalah kekuatan untuk tetap berlaku tenang dalam menunggu saat dimana kesuksesan hidup kita tercapai. Sehingga dengan demikian, jelaslah pula bahwa usaha-usaha yang kita lakukan adalah usaha-usaha yang terencana, dan yang mengarah pada pencapaian kesuksesan hidup tersebut.
Sebenarnya masih ada hal-hal lain tentang kesabaran yang perlu kita pahami dan renungkan, namun akan panjang jika saya bahas sekarang.

Nah.. Kawan-kawan , dalam langkah kita meraih kesuksesan hidup, bisakah kita disebut orang yang bersabar?
Artinya, Adakah usaha-usaha yang telah kita lakukan dalam meraih kesuksesan hidup kita? Dan, adakah kekuatan kita untuk tetap berlaku tenang dalam menunggu saat dimana kesuksesan hidup kita tercapai?

Bersabarlah kawan...
Karena setelah usaha-usaha yang kita lakukan, kesabaranlah yang menjadi kunci utama pintu kesuksesan hidup kita...

Demikian artikel saya kali ini, semoga memberikan manfaat yang positif bagi kawan-kawan.
Terima Kasih:) 


Ilmu Jitu Berpikir

Mind Maping pertama kali dikembangkan oleh Tony Buzan, seorang Psikolog dari Inggris. Beliau adalah penemu  Mind Map (Peta Pikiran), Ketua Y...