Budgeting
Event
PENGERTIAN
BUDGET ?
Budgeting
dalam bahasa Indonesia disebut dengan penganggaran. Budgeting merupakan rencana
perkiraan pengeluaran dana atau biaya (dinyatakan dalam unit moneter)
perusahaan yang terjadi akibat adanya aktivitas atau kegiatan operasional untuk
menghasilkan produk atau jasa dan berlaku dalam 1 periode tertentu.
Sederhananya,
budgeting itu mempersiapkan anggaran dana yang kira-kira akan di keluarkan di
periode selanjutnya. Jadi perusahaan bisa mempersiapkan anggaran tersebut dan
menekan biaya yang tidak diperlukan kedepannya. Budgeting sama seperti planning
ketika sedang akan liburan. Setiap individu harus mempersiapkan hotel, uang,
akomodasi, pakaian, peralatan mandi yang kira-kira akan digunakan selama
liburan.
TUJUAN
BUDGETING & BUDGET ?
Setiap pelaku bisnis
menyusun budgeting untuk mempersiapkan pengeluaran yang secara umum pasti akan
terjadi di aktivitas operasional selanjutnya. Menurut Nafirin (2004) tujuan
penyusunan budgeting antara lain:
- Membantu perusahaan dalam memberikan batasan atas jumlah dana yang akan dicari dan dikeluarkan. Untuk landasan yuridis formal dalam menentukan suatu sumber dan investasi dana.
- Membantu manajemen terkait untuk melakukan pengawasan karena adanya rincian sumber dana dan investasi di dalam anggaran.
- Merasionalkan sumber dan investasi dana.
- Untuk menyempurnakan rencana yang telah disusun.
- Membantu manajemen untuk menampung dan menganalisis serta membuat keputusan dalam aktivitas operasional perusahaan.
- Membantu perusahaan untuk menyatakan harapan atau sasaran perusahaan secara jelas dan formal, sehingga mengarahkan manajemen untuk menghindari kerancuan dan memberikan arah kepada tujuan yang telah ditentukan perusahaan sebelumnya.
- Sebagai alat komunikasi manajemen untuk menjadikan budget lebih dimengerti, didukung dan dijalankan.
- Untuk menyajikan rencana yang terperinci mengenai kegiatan dengan maksud mengurangi ketidakpastian dan memberikan pengarahan yang jelas.
- Membantu manajemen untuk melakukan koordinasi cara dan metode yang akan di lakukan nantinya, sebagai bagian dalam memaksimalkan sumber daya perusahaan.
- Sebagai alat pengukur dan pengendalian kerja bagi setiap tim departemen atau individu.
Setiap perusahaan atau pemilik bisnis event pasti
memiliki tujuan ketika memutuskan untuk menyusun budgeting bagi operasional
mereka. Hal yang terpenting sebelum menyusun anggaran adalah tentukan dahulu
goals perusahaan atau bisnis event anda. Sehingga anda memiliki dasar untuk
membuat budgeting yang sesuai nantinya.
KENAPA
MENERAPKAN BUDGETING PADA PERUSAHAAN?
Budgeting banyak
diterapkan pada banyak usaha baik bisnis, event mulai dari UKM (Usaha Kecil
Menengah) hingga ruang lingkup bisnis yang sudah besar. Setelah mengetahui
tujuan perusahaan dan tujuan dalam menyusun anggaran, maka anda juga berhak
mengetahui kelebihan-kelebihan yang akan di dapatkan ketika perusahaan
menggunakan budgeting selama periode berjalan.
- Budgeting Adalah Pedoman Anggaran Perusahaan
- Budgeting Adalah Alat Pendukung Riview Kerja
- Budgeting Adalah Pengawas Anggaran Perusahaan
- Budgeting Adalah Proses Yang Menekan Resiko Penggelapan Dana
IMPLEMENTASI
BUDGETING
Setelah
mengetahui pengertian, tujuan dan kelebihan budgeting, langkah selanjutnya
adalah menyiapkan tim yang dibutuhkan untuk menyusun anggaran. Bentuk lah tim
yang terdiri dari finance dan setiap kepala departemen. Finance bertujuan untuk
mengawasi keuangan perusahaan dan memberikan masukan kepada setiap kepala
departemen yang terlibat. Kepala departemen bertujuan untuk memberikan data
dana anggaran yang kira-kira dibutuhkan untuk periode selanjutnya.
KARAKTERISTIK
BUDGETING YANG BAIK MENURUT GUNAWAN & ASRI (2003)
Menurut Gunawan dan
Asri (2003), ada beberapa karakterisik penting yang harus diaplikasikan kepada
perencanaan budgeting perusahaan. Beberapa karakteristik penting budget adalah:
Budgeting
Harus Bersifat Realitis
Artinya harus sesuai
dengan kondisi keuangan perusahaan. Tidak sengaja melebihkan untuk mendapatkan
ekspetasi lebih walau secara laporan yang ada hal itu tidak mungkin.
Budgeting
Harus Bersifat Fleksibel
Dapat menyesuaikan
dengan kondisi. Misalkan anggaran untuk listrik setiap bulan adalah Rp.
1,000,000. Tetapi pada bulan ke sekian listrik mengalami kenaikan menjadi Rp.
1,500,000. Budget pun harus luwes dan diubah. Tapi tetap selidiki dulu jika
harus melakukan perubahan anggaran dalam periode perjalan.
Budgeting
Harus Bersifat Kontinu
Budget adalah proses
yang harus diperhatikan secara terus menerus, supaya biaya yang dikeluarkan
tidak melenceng dan sesuai dengan yang telah disusun dan penerimaan minimal
sesuai dengan yang diperkirakan.
Budgeting
Harus Telekomunikasi Dengan Baik
Komunikasi merupakan
kunci utama dalam kesuksesan budgeting. Sebab ketika ada kendala, maka pihak
yang terkait harus segera melakukan komunikasi agar tidak terjadi fraud dalam
anggaran. Ditambah, budgeting harus sesuai dengan rencana. Jangan sampai suatu
departemen mengeluarkan dana melebihi budget yang ditentukan, karena adanya salah
komunikasi.
Dapat
Memberikan Motivasi Pada Anggota Perusahaan
Motivasi untuk mencapai
tujuan perusahaan yang telah disepakati bersama. Anggaran merupakan salah satu
misi untuk mencapai visi perusahaan. Maka dari itu penyusunannya harus bisa
memberikan motivasi bagi anggota untuk tetap menjaga biaya yang dikeluarkan dan
penerimaan yang diperkirakan sesuai. Sehingga Budgeting penting untuk menjadi
realistis namun tetap optimis.
Mendorong
Adanya Partisipasi
Mendorong para pekerja
untuk sama-sama berpatisipasi dalam menyusun dan menjalankan anggaran. Dengan
adanya pastisipasi, maka perusahaan akan mendapatkan banyak masukan atau saran
dan mereka akan merasa dilibatkan untuk kemajuan perusahaan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar